Selasa, 10 April 2012

Puisiku "Sahabat"


Sahabat

Ketika langit terlihat gelap tak bersahabat
Kau justru datang menghampiri
Jabat eratmu hangat alirkan darah pertemanan kita

Ketika banyak orang menyingkit
Bersembunyi mencari aman
Dibalik kontroversi langkah prinsipku 
Kau tetap disana dengan senyummu
Beri ruang luas bagi privacy ku

Ketika taliku terputus dan aku meluncur deras ke bawah
Kau spontan bereaksi tanpa diminta
Lemparkan pengait dan tali hentikan jatuhku

Ketika keindahan direpsentasikan dengan bunga-bunga indah
Kau justru tetap jadi dirimu
Sebual daun memberi keteduhan
Disisi bayangmu
Alirkan frekuensi indah persahabatan

Terimakasih telah menjadi sahabatku!!

Puisiku "Tentang Kamu"


Tentang Kamu

Jika ku pandang wajahmu di cermin hatiku
Kau kan tahu sinar indah di dua bola matamu
Senyummu yang selalu cairkan beku jiwaku
Teduhkan jiwamu/wajahmu yang slalu membuatku rindu

Jika kau dengar lagu buatmu di hatiku
Kau kan dengar suara merdu mengalun di kalbu
Gadis menari dalam relung hati
Tanpa lelah, tiada henti hari

Jika kau datang ke hatiku nanti
Kau kan rasakan harunya cinta kasih
Terukir indah dengan pahatan sayang
Menempati ruang hatiku yang paling dalam

Puisiku "Tanda Tanya Besar"


Tanda Tanya Besar
 Mengapa aku selalu bertanya tentangmu?
Mengapa aku selalu bertanya tentang kita?
Satu pertanyaan
Yang memang sulit tuk dijawab
Adakah kelanjutan dari semua ini?
Adakah kebersamaan yang memang indah?

Dalam keadaan seperti apakah?
Apa yang kau inginkan?
Apa yang ku inginkan?
Adakah kita satu tujuan?
Apa yang kau rasakan? Apa yang ku rasakan?

Siapa yang mampu menjawabnya?
Sepi yang kurasa tanpamu
Hampa, kosong, dan pengap
Dimana kenyaman itu?
Kulitku bertemu dingin
Dingin tak bersahabat

Dimana pelukan hangat itu?
Adakah sedikit harapan untuk kita?
Maukah kau kembali untukku?
Tuk ulang semua hal indah
Tak adakah yang mampu menjawabnya
Selain tuhan dan waktu